BITCOIN CENDERUNG STABIL NAMUN KENAPA Q2 2024 INI ALTCOIN CENDERUNG DROP?
Bitcoin cenderung stabil, namun kenapa Q2 2024 ini altcoins cenderung drop?
Seperti yang kita ketahui selama beberapa bulan terakhir Bitcoin trading sideways dalam range yang cukup "brutal". Beberapa altcoins yang cukup kuat berhasil naik ratusan persen, namun mereka yang lemah justru "terbakar" ketika market ada dalam range ini. Lalu apa yang menyebabkan altcoins cenderung drop pada pertengahan tahun ini?
1. Bitcoin season
Altcoinseason terjadi ketika 50 altcoins terbaik outperform Bitcoin selama 90 hari terakhir, apabila hal tersebut belum terjadi maka kecenderungan money flow masih dalam Bitcoin sehingga altcoins belum "catching the bids" namun setelah altcoins mengalami "money flow" dari Bitcoin maka kenaikan dari Altcoins akan sangat signifikan. Holder altcoins harus banyak bersabar karena ada potensi kenaikan TOTAL 3 dan drop Bitcoin Dominance dari sekarang sampai akhir tahun 2024.
2. Institusi cenderung "bet" ke winners
Masuknya berbagai institusi besar ke market crypto menyebabkan mereka memiliki kecenderungan untuk "tidak berani" berspekulasi pada berbagai project baru yang "masih kecil" karena besarnya ukuran dari capital yang mereka miliki, akhirnya capital hanya flowing ke berbagai big caps karena alasan ketersediaan likuiditas serta kepercayaan membuat berbagai project besar seperti $ONDO, $TON, dan berbagai "big caps" lain lebih diminati.
3. Terlalu banyak listing-an cash grab dari para VC
Data menunjukkan bahwa akhir-akhir ini banyak sekali "new listed" dari berbagai smart money besar yang sangat underperformed setelah listing di CEX. Hal tersebut disebabkan oleh valuasi yang sangat tinggi yang tidak didukung oleh ketersediaan yang memadai sehingga menimbulkan potensi sell-off setelah listing. $MANTA, $AEVO, $ENA, dan berbagai new listed lain ikut terdampak fenomena ini.
4. Masalah regulasi dan geopolitik
Akhir-akhir ini dunia sedang dalam keadaan yang memanas karena adanya potensi perang yang terjadi sehingga semua investor memiliki kecenderungan untuk "main aman" dan tidak berani berspekulasi pada aset berisiko. Mereka sudah menganggap Bitcoin adalah emas digital atau "safe haven" sehingga tidak terdampak fluktuasi harga yang ekstrim namun hal tersebut tidak berlaku pada altcoins.